Kamis, 08 Mei 2014

Kisah Kesabaran dan Keikhlasan nabi AYUB AS

Nabi Ayub AS adalah putra Ish bin Ishak bin Ibrahim. Nabi Ayub adalah seorang yang kaya raya. Istrinya banyak, anaknya banyak hartanya melimpah ruah dan ternaknya tak terbilang jumlahnya. la hidup makmur dan sejahtera. Walau demikian ia tetap tekun beribadah. Segala nikmat dan kesenangan yang di karuniakan kepadanya tak sampai melupakannya kepada Allah. ia gemar berbuat kebajikan, suka menolong orang yang menderita terlebih dari golongan fakir miskin....


Para Malaikat di langit terkagum-kagum dan sama membicarakan ketaatan Ayub dan keikhlasannya dalam beribadah kepada Allah.
Iblis yang mendengar pembicaraan itu merasa iri dan ingin menjerumuskan Ayub agar menjadi orang yang tidak sabar dan celaka.
Pertama Iblis mencoba sendiri menggoda Nabi Ayub agar tersesat dan tak mau bersyukur kepada Allah. Namun ia gagal. Nabi Ayub tak tergoyahkan.

Iblis kemudian menghadap Allah. Minta izin untuk menggoda Nabi Ayub : "Wahai Tuhan, sesungguhnya Ayub yang senantiasa patuh dan berbakti menyembah-Mu, senantiasa, memuji-Mu, tak lain hanyalah karena takut kehilangan kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadanya. Semua ibadah tidak ikhlas dan bukan karena cinta dan taat kepada-Mu. Andaikata ia terkena musibah dan kehilangan harta benda, anak-anak dan istrinya belum tentu ia akan teat dan tetap ikhlas menyembah-Mu."

Allah berfirman kepada Iblis : "Sesungguhnya Ayub adalah hamba­Ku yang sangat taat kepada-Ku, ia seorang mu'min yang sejati. Apa yang ia lakukan untuk mendekatkan diri kepada-Ku adalah semata­-mata didorong iman yang teguh kuat dan taat yang bulat kepada-Ku. Iman dan taqwanya takkan tergoyah oleh perubahan keadaan duniawi. Cintanya kepada-Ku dan kebajikannya tidak akan menurun dan menjadi berkurang walau ditimpa musibah apapun yang melanda dirinya dan hartanya. la yakin bahwa siapa yang ia miliki adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya atau menjadikannya berlipat ganda. la bersih dari segala tuduhan dan prasangkamu. Engkau tidak rela melihat hamba-hamba-Ku anak cucu Adam berada di atas jalan yang lurus. Untuk menguji keteguhan hati Ayub dan keyakinannya pada takdirKu. Kuizinkan kau menggoda dan memalingkannya dariKu. Kerahkanlah pembantu-pembantumu untuk menggoda Ayub melalui harta dan keluarganya. Cerai beraikanlah keluarganya yang rukun damai sejahtera itu. Lihatlah sampai dimana kemampuanmu untuk menyesatkan hamba-Ku, Ayub itu."

Demikianlah, Iblis dan para pembantunya kemudian mulai menyerbu keimanan Ayub. Mula-mula mereka membinasakan hewan ternak peliharaan Nabi Ayub. Satu persatu hewan-hewan itu mati bergelimpangan disusul lumbung-lumbung gandum dan lahan pertanian Nabi Ayub terbakar dan musnah.

Iblis mengira Ayub akan berkeluh kesah setelah kehilangan ternak dan lahan pertaniannya itu. Namun Ayub tetap berbaik sangka kepada Allah. Segalanya ia serahkan kepada Allah. Harta adalah titipan Allah sewaktu-waktu dapat saja diambil lagi.
Berikutnya Iblis dan pembantu-pembantunya mendatangi putra­-putra Nabi Ayub di gedung yang besar dan megah. Mereka goyang­-goyangkan tiang-tiang gedung sehingga gedung itu kemudian roboh dan anak- anak Nabi Ayub mati semua.

Iblis mengira usahanya berhasil menggoyahkan iman Nabi Ayub yang sangat menyayangi putra-putranya itu, namun mereka kecele. Nabi Ayub, tetap berserah diri kepada Allah. Nabi Ayub bersedih hati dan menangis tapi jiwa dan hatinya tetap kokoh dalam keyakinan bahwa jika Allah Yang Maha Pemberi menghendaki semua ini maka tak ada seorang pun mampu menghalangi-Nya.

Selanjutnya Iblis menaburkan baksil di sekujur tubuh Nabi Ayub sehingga beliau menderita sakit kulit yang menjijikkan. Famili dan tetangganya menjauhinya. Istri-istrinya banyak yang melarikan diri. Hanya seorang yang setia mendampinginya yaitu Rahmah.
Para tetangga Nabi Ayub tidak mau ketularan penyakit, sehingga mereka - terutama kaum ibu secara terang-terangan mengusir Nabi Ayub dari perkampungan.
Mereka pergi ke ujung desa, dekat pembuangan sampah. Namun di sana orang-orang yang tidak terima. Mereka tetap mengusir Nabi Ayub. Maka pergilah Nabi Ayub dan Rahmah ke sebuah tempat yang sepi dari manusia.

Waktu tujuh tahun dalam penderitaan terus-menerus memang merupakan ujian berat bagi Ayub dan Rahmah. Namun Nabi Ayub bisa bersabar dan tetap berdzikir menyebut Asma Allah.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Rahmah terpaksa bekerja pada pabrik roti. Pagi berangkat sorenya kembali ke rumah pengasingan. Namun lama-lama majikannya mengetahui jika Rahmah adalah istri Nabi Ayub yang berpenyakitan. Mereka khawatir Rahmah membawa baksil yang dapat menular melalui roti, maka Rahmah diberhentikan dari pekerjaannya.

Rahmah yang setia ini masih memikirkan suaminya. la meminta majikannya agar memberinya hutang roti. Majikannya menolak. Majikannya hanya mau memberi roti jika Rahmah rela memotong gelung rambutnya yang panjang, padahal gelung rambut itu sangat disukai suaminya.

Rahmah akhirnya setuju. Namun sesampainya Rahmah di rumah Nabi Ayub menyangka Rahmah telah menyeleweng, padahal tidak.

Pada suatu hari, mungkin karena tidak tahan dalam penderitaan atau karena apa. Rahmah pamit meninggalkan suaminya. la akan bekerja untuk menghidupi suaminya. Nabi Ayub melarangnya, namun Rahmah tetap pergi sembari berkeluh kesah.
'Kiranya kau telah terkena bujukan setan, sehingga berkeluh kesah atas takdir Allah. "kata Ayub kepada istrinya. "Awas kelak jika aku sudah sembuh kau akan kupukul seratus kali. Mulai saat ini tinggalkanlah aku seorang diri, aku tak membutuhkan pertolonganmu sampai Allah menentukan takdir-Nya.

Setelah ditinggal Rahmah, satu-satunya orang yang masih menyayangi dan merawatnya kini Nabi Ayub hidup seorang diri. Di dalam kamarnya ia bermunajat kepada Allah "Ya Allah, aku telah diganggu oleh setan dengan kepayahan dan kesusahan serta siksaan dan Engkau wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Allah menerima do'a Nabi Ayub yang telah mencapai puncak kesabaran dan keteguhan iman dalam menghadapi cobaan. Berfirman Allah kepada Nabi Ayub : "Hantamkanlah kakimu ke tanah. Dari situ air akan-memancar dan dengan air itu kau akan sembuh dari semua penyakitmu. Kesehatan dan kekuatanmu akan pulih kembali jika kau pergunakan untuk minum dan mandi."

Demikianlah, setelah Nabi Ayub minum dan mandi air yang memancar dari bawah kakinya, maka ia sembuh seperti sediakala.

Sementara itu Rahmah yang telah pergi meninggalkan Nabi Ayub lama-lama merasa kasihan dan tak tega membiarkan Nabi Ayub seorang diri. la datang menjenguk, namun ia tak mengenali suaminya lagi. Karena Nabi Ayub sudah sembuh dan keadaannya jauh lebih baik daripada sebelumnya. Lebih sehat dan lebih tampan. Nabi Ayub gembi­ra melihat istrinya kembali, namun ia ingat sumpahnya yaitu ingin memukul istrinya seratus kali. la harus melaksanakan sumpah itu. Kini ia bimbang, istrinya sudah turut menderita sewaktu bersama-sama dengannya selama tujuh tahun ini; akankah ia memukulnya seratus kali.

Dalam kebimbangan datanglah wahyu Allah yang memberikan jalan keluar. Firman Allah : "Hai Ayub, ambillah lidi seratus buah dan pukullah istrimu itu sekali saja, dengan demikian tertebuslah sumpahmu."

Ya dengan lidi seratus, dipukulkan pelan sekali, maka sumpahnya sudah terlaksana. Berkat kesabaran dan keteguhan imannya Nabi Ayub dikaruniai lagi harta benda yang melimpah ruah. Dari Rahmah ia mendapat anak bernama Basyar, dikemudian hari ia mendapat julukan Dzulkifli artinya : Punya Sanggup. Dzulkifli akhirnya jugs menjadi Nabi dan Rasul.


Rabu, 07 Mei 2014

KEUNIKAN DI RUMAH MAKAN PADANG

Merdeka.com - Berbicara mengenai rumah makan padang, biasanya yang di ingat menunya yang memicu kolestrol naik namun juga memicu selera makan. Tak diragukan lagi, rumah makan padang menjadi salah satu favorit yang dikunjungi untuk memenuhi hasrat perut. Salah satu lauknya, rendang pun dinobatkan sebagai makanan favorite dunia. Nikmatnyo.

Tapi, lupakan persoalan itu dulu. Pernahkah bertanya dan memperhatikan porsi nasi putih yang diberikan rumah makan padang berbeda saat makan di tempat dengan dibungkus. Porsi nasi Padang yang dibungkus jauh lebih banyak daripada makan di tempat.

Saat mendaratkan kaki di rumah makan atau restoran padang dan memutuskan untuk makan di sana tanpa membawa pulang, biasanya disuguhi setangkup nasi putih yang ditaburi lauk yang dipilih. Biasanya, porsi nasinya sedikit, hanya satu centong batok berukuran kecil. Barangkali, ucapan 'Tambuah ciek,' sering diteriakan kepada pelayan yang nantinya pelayan akan memberikan satu porsi kecil nasi di atas piring kecil disiram kuah gulai.

Namun, saat memutuskan untuk membeli nasi padang 'take away' atau dibungkus, biasanya porsi nasinya dua centong batok atau lebih. Ini jauh lebih banyak dari pada makan di tempat.

Pernahkah bertanya mengenai masalah ini?

Menurut Adrival (18), mahasiswa Universitas Andalas, yang diketahuinya dari cerita salah satu pemilik rumah makan di kota Padang, persoalan ini memiliki sejarah sendiri. Dulu, saat zaman Belanda yang dapat menikmati masakan padang di rumah makan padang adalah orang-orang elite. Seperti Saudagar kaya dan kolonial Belanda. Mereka itu biasanya yang meramaikan rumah makan padang dahulunya.

Namun, pemilik rumah makan padang ingin orang-orang pribumi dapat menikmati juga masakan daerahnya sendiri. Maka, diakalilah dengan cara di bungkus. Orang-orang pribumi dapat menikmati masakan daerah sendiri dengan cara tidak makan di tempat. Porsi nasinya pun dibanyakin agar orang pribumi bisa berbagi dengan lainnya.

"Jadi membeli satu bungkus nasi bisa dimakan untuk dua orang," cerita Adrival saat dihubungi merdeka.com, Rabu (7/5).

Adrival pun menambahkan, kalau dulunya rumah makan padang juga dikenal dengan rumah makan Ampera. Nama Ampera sendiri berasal dari Amanat Penderitaan Rakyat.

"Makanya kalau di sini (Padang), rumah makan yang disebut Ampera jauh lebih murah dari rumah makan biasa," lanjutnya.

Namun menurut sastrawan asal Padang, Yusrizal ini persoalan biaya pelayanan. Jika makan di tempat, orang-orang mendapat pelayanan lebih dari pada yang dibawa pulang atau di bungkus. Dia menyebutkan, di kota Padang membeli makanan apapun kalau di bawa pulang memang jauh lebih banyak porsinya dibanding makan di tempat.

"Contohnya kalau beli soto, nasi dan kuah soto lebih banyak kalau di bawa pulang." ujarnya kepada merdeka.com.

Lain lagi pendapat Eka, warga asal Pariaman menyebutkan bahwa persoalan porsi ini terkait biaya sabun cuci dan upah mencuci piring. "Makanya, makan di tempat porsinya lebih sedikit," tambah Eka.

Sementara pemilik salah satu rumah makan padang kawasan Kedoya, Dedi (36) mengatakan, bahwa persoalan porsi ini sudah turun menurun dan sekedar budaya. Dirinya hanya mengikuti saja.

"Wah ndak tahu, banyak yang kayak gituh. Abang cuma ngikuti saja," ujar Dedi.

Sedangkan menurut Doni, pemilik rumah makan di kawasan Pesakih Kalideres, persoalan porsi yang berbeda ini hanya karena faktor kemudahan. Bila makan di tempat, kurang bisa 'tambuah ciek' (tambah satu). Sedangkan kalau dibungkus tidak bisa lagi minta tambah sehingga seringkali nasinya diperbanyak.

Terlepas dari pertanyaan ini, sebenarnya tidak semua rumah makan padang yang membedakan porsi nasi yang makan di tempat atau nasi yang dibungkus. Pandai-pandai andalah mencari rumah makan padang yang tidak membedakan porsi nasi yang dibungkus atau makan di tempat.
Baca juga:

Kamis, 24 April 2014

LIRIK LAGU TAPSEL BUE - BUE

 BUE -BUE                                                        




bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

campong ale campong
camporong lampu dingding
on dope hami ro 
mangalap ko da bujing-bujing

campong ale campong
urat ni galinggang laut on 
haru lomlom pe da borukkon
tolu kabupaten manyapai on

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

gari huboto na arirang da borukku
nanggo hubarbar inang tamosu daborukku
gari huboto na marsirang da borukku
nanggo na giout au da di ayah mu da borukku

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

losung da dipidoli da borukku
tumbuk salapan do indaluna da borukku
janji nai do na sanoli da borukku
tumbuk tu inang mu do na dangolna da borukku

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

campong ale campong
camporong lampu dingding
on dope hami ro 
mangalap ko da bujing-bujing

campong ale campong
urat ni galinggang laut on 
haru lomlom pe da borukkon
tolu kabupaten manyapai on

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

 makkuling imbo di dolok da borukku
rogop-rogop mangan parira da borukku
dibalik tor dibalik dolok da borukku
da leng ayahmu do na huingot da borukku

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

dung do baya sitarak da borukku
jolo sitangkis do podom-podom da borukku
dung do baya marsarak da borukku
jolo tangis do inang mon so modom da borukku

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

campong ale campong
camporong lampu dingding
on dope hami ro 
mangalap ko da bujing-bujing

campong ale campong
urat ni galinggang laut on 
haru lomlom pe da borukkon
tolu kabupaten manyapai on

bue...bue da inang bueee...
bue...bue da inang bueee...

IT'S ME ZURIATIL AHDA



           Namaku  zuriatil ahda,  seperti kata orang , nama adalah sebuah doa, dan orang tua ku menamaiku dengan nama zuriatil ahda yang berarti keturunan yang di beri petunjuk, bagus sekali artinya bukan? Itulah doa orang tua ku. Tetapi aku tidak tau apakah menurut mereka doa nya sudah terkabul,mudah2an sudah, walau aku kurang yakin sih...

            Kota kelahiran ku di sumatera barat, tepatnya di sebuah desa kecil bernama desa sukadamai 1 , desa yang suka damai atau cinta damai, dan lagi2 aku kurang yakin mengenai itu. Aku berasal dari keluarga biasa bisa di bilang sangat biasa, tapi aku sangat bersyukur di lahirkan di keluarga ini. Walaupun kami bisa di bilang jauh dari berkecukupan. Tapi kami cukup. “Cukup “ itu relatif, mungkin bagi kami itu cukup, tapi bagi orang lain bisa saja kurang atau mungkin lebih, tapi kami di ajarkan untuk selalu bersyukur, untuk selalu merasa cukup, apapun keadaannya. Aku bersyukur di lahirkan dari keluarga sederhana ini. Meskipun kadang kekurangan , tapi kami masih harmonis, tak ada masalah yang berarti.

              Aku mengerti, kita tidak bisa memilih dari mana kita di lahirkan, siapa orang tua kita, siapa saudara2 kita, dan dimana kita di lahirkan. Tapi ada satu yang harus di sadari, bahwa hidup adalah pilihan. Memilih untuk menjadi orang baik, atau menjadi orang tidak baik. Kita semua menyadari , jadi orang baik itu susah, sedangkan jadi orang jahat itu gampang sekali. Tapi hukum alam berlaku. Apa yang kita tanam , itu juga yang akan kita panen. Dan aku memilih menjadi orang yg berusaha berbuat baik, untuk keluargaku. Aku sadar, aku tidak bisa membanggakan orang tua ku. Tetapi paling tidak aku tidak ingin membuat mereka kecewa padaku. Atau malu memiliki anak seperti ku.

           So , inilah aku yang akan terus berusaha menjadi lebih baik lagi....





Selasa, 22 April 2014

TEMAN YANG GOKIL



             
 Gak nyangka bisa ketemu sama orang satu ini.................hahahahaha.........

1.Berawal dari we chat

Hari itu pekerjaan sangat membosankan, sepi, dan temen yang lain lagi pada sibuk sama kerjaan masing2, dari pada suntuk dan bete sendiri iseng2 aku buka hp, lalu cari aplikasi we chat, dalam hati "siapa tau dapat kenalan / gebetan baru " hahahaha...( jangan sampe ini di baca sama si jawa) . Buka moments tak ada yang menarik , liat look around ada friend request trus aq buka satu-satu, cowok semua??? Eh tunggu dulu , ada yang aneh ini, ada cowok pake kerudung??? Chek dan rechek ternyata bukan cowok , asli cewek fotonya. Hmmmmm... tumben pikir ku, tapi gak pa2 lah, terima aja biar listnya bukan cowok semua.

Yupz .. ada tulisan now you and mei....... ntah lah saya lupa namanya waktu itu soalnya panjang banget dan ada simbol2 nya, gaya khas anak alay ( berpikir dalam hati “ ini pasti anak abg karbitan” ) hohoho....
 Abis tuh mau ngapain lagi ya...?? iseng2 bikin status di moments , biasa artis dunia maya banyak yang komen, trus cewek tadi ikutan komen juga pake hehehe , hihihi, xixixi, sok akrab banget gitu, ( dalam hati “ aneh juga, tapi ah biarin , paling abg lagi sok eksis “ )hohoho....

Suit suit... hp ku bersiul khas nada dering samsung, ada we chat masuk, chek... eh dari si alay...biasa dengan gaya sok akrab kami mulai chattingan, usut punya usut ternyata ini modus pemirsah..... wahhhhh...
Hehe... bukan modus penipuan sih, dia Cuma modus pengen nanya gimana cara bikin status tulisan di moment ? yang belum tau ini ku kasih tips nya.
Pertama buka moment, trus ada tanda kamera di sudut kanan atas, tekan agak lama, nanti akan muncul field untuk teks nya. ( gue tau ini dr mbah google ) jujur, gw juga malu nanya kyk gini sama orang, mending sama mbah google, di jamin rahasia anda aman. Hahahahha...

“Terimakasih ya, jujur gw orang nya gaptek” kata si alay... trus dari tanya2 gtu kami mulai akrab dan saling curhat . masih lewat we chat. Aku pun curhat sama dia mengenai pekerjaan ku di tavel yang di target sama si boss, yg mengharuskan aku untuk memeras otak agar jualan tiketnya ramai seperti orang jualan gorengan di depan. Kebayang gak gimana merana nya gw??? Ternyata dan ternyata si alay ini enak juga jadi temen curhat. Dari curhat masalah pekerjaan sampai dengan curhat masalah pribadi , dan ternyata kami punya nasib yang sama. Sama gimana?????????????? Sama2 tinggal di rumah kakak, sama2 punya kakak yang over protektif, dan sama 2 merana karena gak bisa berbuat apa2 selain pasrah. Huhuhu...

2.Pertemuan pertama

Hari itu aku baru masuk kerja, seperti biasa beres2 dulu, nyapu, ngepel, nge lap meja biar kinclong gak lupa muka juga di poles biar kinclong biar tiket nya laku ( itu kata bos lama ku dulu ). Yup. Udah beres semua, seperti biasa aku hidupin komputer  ngecek tiket promo sebentar, gak ada, mending fb an dulu bikin status galau. Tiba2 hp ku berdering , dengan suara di lembut2 in aku sapa si penelpon, “ Halo, selamat pagi “. Tiba2 yang disana langsung nyerocos “ jeng , lu dimana? Gw mau ngambil tiketnya?” haaaahhhh... ternyata si alay mau ngambil tiket, aku kirain bohongan, ternyata dia beneran, dalam hati Alhamdulillah udah pecah telor pagi2. Nah lho aq pikir dia abg ternyata dia seumuran sama gw ??? whatss??? Sama banget kami ya. Macam jodoh aja. Hahaha...

3.Teman yang gokil

Karena kami senasib dan seperjuangan , kami pun cocok satu sama lain, apalagi aku menilai dia orang nya yang gokil dan bisa di ajak bercanda dan ngakak bareng menertawakan diri sendiri. Kami pun menjadi sahabat, sekarang dia satu2 nya sahabat yag intens bertukar pikiran, pengalaman dan tentunya curahan hati walaupan  hanya lewat sosial media dan hanya sekali2 bertemu. Aku berharap persahabatan kami ini akan selamanya, dan sempurna, sesempurna cara kami bertemu dan se olah2 memang sudah di takdir kan.

Hope you always be my friend. Forever and ever.

buat mei : ini cerita ku mana ceritamu ? hahahaha    jangan marah ya.......peace ..hehehehe....
                                          me and mei @ sp plaza arfa fashion













Minggu, 20 April 2014

TAUBAT - OPICK

wahai tuhan aku lemah
hilang terumur noda
hapuskanlah terangilah

jiwa di hitam jalanku

ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa

Ya robbi, ijinkanlah
aku kembali padamu
meski mungkin takkan sempurna
aku sebagai hambamu

ampunkanlah aku
terimalah taubatku
sesungguhnya engkau
sang maha pengampun dosa

berilkanlah aku
kesempatan waktu
aku ingin kembali
kembali…

dan meski aku tak layak
sujud padamu
dan sungguh tak layak
aku…

Lirik Lagu Religi Opick - Taubat



Kamis, 17 April 2014

STOP BULLYING

Bullying ???? apakah itu bullying ???

Bullying adalah perlakuan negatif seseorang terhadap temannya yang membuat mental psikologinya menurun ( direndahkan )

Cara yang dilakukan dari beberapa kasus bullying tersebut diantaranya : mengejek ,menghina,memeras,atau bahkan memukul. Bullying dikatakan dapat terjadi apabila korbannya mendapat beban mental psikologi yang cukup berat,sehingga dia ( korban ) merasa minder , sering menyendiri dan bahkan putus asa dalam hidupnya.
























Keterbukaan informasi yang terjadi saat ini merupakan kondisi yang sangat mendukung orang-orang untuk 'membully' siapapun dan kejadian apapun yang merangsang minatnya untuk melakukan itu. Masyarakat gampang mengupdate berita tentang seseorang, lalu juga mudah untuk melontarkan bully yang akan dibaca orang banyak misalnya melalui facebook dan tweeter, dan seperti bola salju, bully tersebut mengundang pihak lain untuk melontarkan bully-bully berikutnya sehingga menjadi heboh. 

Masalahnya, disatu sisi tindakan ‘ngebully’ bisa merusak dan menyakiti sasaran yang tidak bersalah, namun disisi lain banyak juga sasaran yang 'dibully' tersebut memang masuk akal untuk menerimanya. Beberapa waktu lalu saya melihat dia akun instagram artis mulan jameela yang memakai nama akun mulanjameela1 banyak haters ( yang benci ) mengungkapkan kekesalan mereka dengan menghujat dan mengatakan bahwa mulan jameela perebut suami orang, hal ini terjadi setelah beberapa waktu lalu ahmad dhani membuka tabir pernikahannya dengan mulan yang sejak dulu di tutupi dan menjadi rahasia umu.Alhasil, para penggemar Mulan pun sudah mulai menunjukkan sikap tidak simpati. Sehingga, itu membuat Mulan sering di-bully.

Perkembangan sarana untuk berkomunikasi membuat ‘naluri ngebully’ masyarakat kita kelihatannya tersalurkan dengan bebas, kita bisa melihat bagaimana ‘kreatifnya’ orang-orang Indonesia dalam menciptakan bully-bully baru yang menarik, seolah-olah menunjukkan bahwa 'ngebully' ini memang merupakan ‘bakat terpendam’ dan menjadi ciri khas dari masyarakat kita yang selama ini tidak tersalurkan karena tidak didukung sarana dan kondisi yang ada. Yang pasti, tindakan bullying, terutama yang bersifat verbal ini merupakan hal yang tidak bisa ditahan dan dikendalikan, karena sudah menjadi bagian dari alam demokrasi, sistem yang mendukung orang-orang untuk bebas bicara mengomentari apapun dan siapapun, apalagi sarana pendukung seperti internet bukanlah suatu alat yang bisa dengan gampang disensor. 

Dalam agama islam perbuatan yang tercela itu dilarang, adapun jika bully dikaitkan dengan dalil islam maka yang tepat adalah surat alhujarat ayat 11. Ayat tersebut berbunyi

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri, dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barang siapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.

Ayat diatas menjelaskan agar orang beriman untuk tidak merendahkan atau menghina orang lain baik itu pria, wanita, sesame muslim atau pun beda agama. Orang-orang yang melakukan tindakan ini oleh al-Quran dikatakan sebagai orang yang dzalim. Yang dimaksud merendahkan disini meliiputi mengejek, penghinaan, meremehankan, menghina, menyebutkan aib atau kekurangan orang lain yang membuat orang tertawa.

Ayat diatas erat hubungannya jika dikaitkan dengan pembullyan. Ayat tersebut tidak menjelaskan dimana dan kapan perbuatan menghina itu dilarang, hal ini menunjukan kalau sifat tercela itu dilarang dilakukan kapan dan dimanapun berada, karena ayat tersebut tidak melakukan pembatasan. Pembatasan yang ada hanya sebatas obyek yang dikatakan dengan kata kaum, tentu menunjukan berlaku untuk semua orang.
Karena tidak ada pembatasan dimana sifat tercela itu dilarang maka juga berlaku di dunia yang dicipakan oleh manusia sendiri atau yang bisa kita sebut sebagai dunia cyber, bukan hanya di dunia yang diciptakan oleh Allah.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa tindakan cyber bully baik melalui email atau di media social itu dilarang oleh agama. Jika tindakan dilarang dilakukan maka pelaku atau yang melakukan tersebut akan mendapat dosa dan tentunya mendapat balasan dari Tuhan baik itu di dunia atau pun di kehidupan besok setelah mati.


selamat berinteraksi di dunia maya